Andalan
Diposkan pada ShareInfo

Asuransi Dalam Kacamata Islam

  Oleh : Siti Munajah, Santri Pesma Creative Preneur ‘Amily Malang

syariah

Kita sering ragu saat ada bagian pemasaran menawarkan kita untuk mendaftar asuransi, keraguan itu mungkin muncul dari ketidakjelasan hukum, ataupun kebiasaan keluarga yang memang tidak mendaftarkan diri di lembaga asuransi. Terlebih kebutuhan di zaman seperti ini yang begitu beragam dan datang tiba-tiba. Lalu bagaimanakah sebenarnya asuransi itu?

Asuransi merupakan jenis akad baru yang belum ada pada masa-masa ijtihad. Kebaruannya inilah yang menimbulkan kontra di kalangan para ulama masa kini yang terbagi menjadi tiga pendapat. Ulama yang membolehkan berpendapat bahwa tidak ada dalil yang mengharamkannya, dengan dasar kaidah “Asal segala sesuatu adalah boleh”. Sementara Ulama yang mengharamkanakad asuransi ini memiliki pendapat bahwa dalil yang melarang dan mengharamkan asuransi sudah pasti, tidak ada yang melarang menggunakan dalil pengharaman tersebut. Kelompok ketiga ialah yang membedakan macam-macam asuransi, sehingga hukumnya pun berbeda-beda.

Dalam asuransi ada beberapa istilah yang perlu kita ketahui, yaitu peristiwa yang diakadkan, premi yang harus dibayar oleh tertanggung, dan uang asuransi yang harus dibayar oleh penanggung jika peristiwa yang dimaksud dalam akad terjadi pada diri tertanggung.

Sebenarnya, teori asuransi dalam ilmu ekonomi sendiri bertujuan ta’awun dan tadhamun. Yang pada hal ini tentu tidak ada perbedaan pendapat dalam kebolehan asuransi, tetapi perbedaan pendapat muncul jika kita membahas cara-cara untuk merealisasikan teori tersebut. Seperti yang sekarang ini terjadi pada perusahaan-perusahaan asuransi, justru akad asuransi yang dilangsungkan oleh perusahaan asuransi bersama tertanggung tidak bertujuan ta’awun (tolong-menolong) dan berderma, tetapi tujuannya adalah memperoleh keuntungan dan kemenangan.Para hukum asuransi juga mengatakan, bahwa dalam situasi saat ini kebanyakan asuransi bertujuan membentuk modal.

Sementara dalam “akad-akad tabarru”, artinya orang yang menolong dan berderma tidak berniat mencari keuntungan dan tidak menuntut “pengganti” sebagai imbalan dari apa yang telah ia berikan, banyak pendapat membolehkan asuransi dalam kategori ini meskipun mengandung gharar (spekulasi), dan jahalah (ketidakjelasan). Diperbolehkan karena orang yang memberi derma tidak mungkin menerima penggantiatas derma yang telah ia berikan, biasanya lembaga ini ialah asuransi dari pemerintah, atau kelompok sosial yang hanya bertujuan saling membantu.

Sangat berbeda dengan asuransi premi tetap yang diselenggarakan oleh perusahaan-perusahaan asuransi. Akad yang dilangsungkan merupakan akad yang mengandung gharar, perjudian, pertaruhan, dan riba. Tentunya hal ini tidak termasuk dalam cara yang disyariatkan oleh Islam tentang cara dan usaha mewujudkan ta’awun.

Akad asuransi bisa dikategorikan akad gharar karena masing-masing dari kedua belah pihak yaitu penanggung dan tertanggung pada waktu melangsungkan akad tidak mengetahui jumlah yang ia berikan dan jumlah yang ia ambil. Nominal jumlah memang sangat bergantung kepada terjadi atau tidaknya peristiwa yang diasuransikan, padahal hanya Allah yang mengetahui kejadian yang akan menimpa kita.

Kita juga harus mengetahui bahwa premi asuransi yang dibayarkan tertanggung sebenarnya telah dibagi oleh perusahaan asuransi yang mana kurang lebih selama 2 tahun, 30% premi diberikan pada pada petugas pemasaran yang mendelegasikan tertanggung sehingga mendaftar asuransi. Sementara sisanya disalurkan sebagai pinjaman modal untuk perusahaan-perusahaan yang digunakan untuk kegiatan bisnis mereka, berupa pasar uang maupun pasar modal. Dari bisnis itulah perusahaan asuransi juga memperoleh tambahan dana yang berasal dari bisnis, itupun sifatnya belum tahu akan untung atau rugi. Kebijakan pengelolaan dana ini mungkin berbeda antara perusahaan satu dan yang lain.

Asuransi dalam Islam

Cara atau praktek yang sesuai syariat Islam dapat mewujudkan dan merealisasikan ta’awun, tadhamun, dan takaful dengan bijaksana. Usaha tersebut bisa berupa pendapatan zakat yang dikelola oleh negara, maupun pajak yang diwajibkan orang-orang kaya sehingga memenuhi kebutuhan rakyat yang masih miskin.

Negara harus memperluas bidang asuransi-asuransi sosial hingga mencakup dan meliputi semua kelompok masyarakat yang pendapatannya tidak cukup untuk menghadapi peristiwa yang diluar kemampuannya. Selain itu jaminan kesempatan kerja kepada warga produktif yang mampu bekerja, atau jaminan pemenuhan kebutuhan bagi orang lemah pun sudah seharusnya diatur negara. Sehingga tidak ada alasan lagi untuk berspekulasi dan khawatir akan masa depan yang akan dihadapi oleh seseorang.

Apalagi jika dalam diri kita sudah yakin dengan konsep bahwa Allah telah mengatur rezeki untuk semua makhluk-Nya, jadi sudah sebaiknya kita tidak perlu khawatir berlebih akan masa depan kita. Jika pun masalah itu tentu ada, tapi tidak semua masalah itu harus diratapi dan berlarut-larut sebagai musibah bukan? Karena apa yang Allah beri atau ambil dari kita ialah yang terbaik bagi diri kita. Memperbanyak sedekah bisa menjadi jalan keluar bagi kita sebagai umat muslim agar kita tidak khawatir dengan kemungkinan kekurangan materi.

Sebenarnya asuransi dilihat dari segi teori dan sistem, tanpa melihat sarana atau cara kerja untuk merealisasikannya, sangat sesuai dengan tujuan umum syariah. Dikatakan demikian karena asuransi dalam hal ini berarti “saling tolong menolong”, yang diatur dalam sistem rapi dengan tujuan meringankan kerugian yangmungkin menimpa seseorang. Sayangnya, akad-akad asuransi yang dilangsungkan oleh para tertanggung bersama perseroan asuransi merupakan akad gharar, oleh karena itu seharusnya asuransi harus diselenggarakan oleh satu organisasi yang tidak mencari untung seperti pemerintah, atau koperasi yang saling menjamin.

Sehingga, asuransi dengan tujuan ta’awun dan tadhamun diperbolehkan jika dalam akad-akad asuransi tidak mengandung gharar, walaupun tujuannya untuk merealisasikan dan mengaplikasikan teori dan sistem asuransi (ta’awun dan tadhamun). Tujuan syariah juga harus ditempuh dengan jalan yang tidak dilarang syara’ bukan? Inilah yang menjadi dasar, mengapa banyak ulama tidak setuju dengan akad asuransi, karena dibalik tujuan yang baik tetapi cara menempuhnya mengandung gharar, pertaruhan, riba, dan perjudian bagi tertanggung.

Andalan
Diposkan pada Sedekah Rombongan

Klise Keluarga Cemara-ku

Harta yang paling berharga adalah keluarga
Istana yang paling indah adalah keluarga

Puisi yang paling bermakna adalah keluarga
Mutiara tiada tara adalah keluarga

Selamat pagi Emak
Selamat pagi Abah
Mentari hari ini berseri indah

Terima kasih Emak
Terima kasih Abah
Untuk tampil perkasa bagi kami putra putri yang siap berbakti

***

Sudah pernah dengar bukan sahabat lagu di atas, jika belum pernah dengar temuin penulis blog ini ya, nanti dinyanyiin 😀

Apasih keluarga cemara,
Mungkin pembaca disini ada yang mau coret” untuk kasih pendapat makna keluarga cemara?

Jika menurut pendapat saya sih, keluarga cemara mungkin keluarga yang terdiri dari anak-anak sampai kakek dan nenek, jika dilihat dari struktur daun cemara yang mengerucut.
Tapi apakah benar?
Jika begitu mari telisik dari beberapa sumber.

1. Makna “Keluarga” adalah sebagai kelompok sosial terdiri dari sejumlah Individu, memiliki hubungan antar individu, terdapat ikatan, kewajiban, tanggung jawab di antara individu tersebut. Dan “Cemara”bermakna nama sebuah tumbuhan/pohon yg mampu hidup dalam ratusan tahun, betuknya yang tinggi, setinggi cita-cita dan harapan kami semua, hidupnya yg selalu berkelompok dan selalu menyejukan suasana disekitarnya.
2.  “Keluarga Cemara” adalah suatu film sajian untuk keluarga dulu yg banyak memberikan pesan moril.  Sinetron yang ditayangkan pada tanggal 6 Oktober 1996 hingga tamat pada tanggal 28 Februari 2005. Sinetron ini pada awalnya ditayangkan RCTI, 2 tahun kemudian dilanjutkan penayangannya oleh TV7.

Mungkin cukup dua dulu ya definisi dari keluarga cemara, sekarang akan saya perkenalkan keluarga cemara di sekitar saya, keluarga cemara di era modern di rumah singgah yang berlantai kekeluargaan.

Agar lebih jelas kini saya lampirkan beberapa foto keluarga cemara modern :

1. Semangat pagi menuju Rumah Sakit dari usia anak-anak sampai yang sudah tua

image
Berobat dengan keseruan dari senyum dari pasien anak-anak, bapak, dan mbah

2. Tetap semangat-saling menyemangati antara kurir dan pasien, cie iya ya setiap kita perlu supply semangat lho.

image

3. Meski foto sendiri, tetap tersenyum ya, ada SR dalam dekapanmu adek Andhika. Sudah terenyum kah pagi ini?

image

4. Kisah romance juga melingkupi keluarga cemra modern ini lho, ini ialah kisah Bu Sumiati dan suaminya, Pak Tumirin yang semangat merawat istrinya. Romantisan mana ya, dengan Habibie-Ainun?

image
Karena kondisi Bu Sumiati yang hanya bisa berbaring di tempat tidur, Pak Tumirin pun semangat pula memberi minum istrinya melalui sedotan untuk kesembuhan beliau.

 

5. Keluarga jangan hanya di dunia saja, agar berlanjut bisa bertemu di akhirat, mari beribadah yuk, ini adiknya belajar sholat, Kamu sudah 5 waktu kan sholat nya?

image

6. Bertemu kawan baru memang menyenangkan, berkenalan untuk saling mengenal antar anggota keluarga cemara. Ayo kakak-kakak adik-adik nya dibimbing ya, agar kesan kakak-adiknya semakin klop 😀

image

7. Selamat pagi, ini tiga adik kami. Sudah siap dan semangat lho untuk berangkat berobat, sesama teman seumuran yang saling menguatkan. Hai Iya ini tak hanya seumuran, tapi seperjuangan ^^

image

 

Inilah kisah keluarga cemara kami, tentu kamu juga akan mempunyai kisah-kisah keluarga kamu masing-masing. Karena surga paling indah ialah keluarga, tetap tersenyum dan semangat untuk mempersatukan dan menghiasi keluarga kita ya guys.

Cemara mu akan bertumbuh tinggi, semakin mengerucut ke atas
Cemara mu akan berkembang dan daun hijau pun semakin banyak
Cemara mu akan semakin kokoh dengan pondasi kerja sama keluarga di dalamnya
Sirami keluarga cemara kita dengan air kehidupan

Dengan Semangat, Ceria, mungkin juga duka agar kita tetap bisa bangkit
Cemara ku akan tetap hijau
Lebih tinggi dan lebih banyak cabang
Lebih bersinar dengan pelangi di pucuk nya
Iya, itu pelangi yang akan kami gapai

Apa kabar my fam?

Salam Tembus Langit dari kami.

Regards

Granada :D, two thousand and bla bla bla
(aamiin)

(Cari lebih lanjut siapa saja anggota di keluarga cemara, di postingan selanjutnya #Insyaallah)
image

Diposkan pada ShareInfo

How to Build CV and Essay

329050d3d59bfd4e4d2a31b668f047f3

Sering coba nulis CV, essay tapi kok nggak meyakinkan?

Atau kamu merasa kalo CV dan essay kamu kurang menarik?

hmm bingung deh, nyoba berkali-kali apply beasiswa atau pekerjaan tapi sudah gagal di tahap seleksi berkas…

eits, tenang guys, itu bukan salah kamu kok

Mungkin belum baca tips and trik yang Munaj dapat dari sharing dengan pemateri kondang di bidangnya sebut saja beliau dengan “kak Arsyad”. Ini nih 3 tips yang harus kamu kuasai:

 

  1. Puzzle

Terdiri dari motivation letter, recommendation letter, score, and CV/Resume.

Untuk motivation letter biasanya berupa essay, untuk isinya pun harus sesuai keadaanmu ya, jangan ngada-ngada, lalu sesuaikan pula impianmu dengan target kampus ingin lulusan yang bagaimana. Jangan lupa mencantumkan rencana study di bagian essay ini.

Score dari IELTS, TOEFL, GRE, dan score yang lain juga diperlukan. Maklum saja bukan, karena penerimaan mahasiswa/karyawan tentu juga mempertimbangkan point yang satu ini.

CV and Recommendation akan saya jelaskan di point tips ketiga yaa guys..

ohya, 4 hal ini harus diperhatikan betl ya, namanya juga puzzle jadi saling melengkapi, hilang satu berarti nilai minus buat kamu..

  1. STAR

Ada yang sudah tahu belum apa itu STAR?

Bintang.. atau

Nama binatang ya..

Eits bukan, bukan. Jadi STAR itu adalah singkatan dari 4 hal di bawah ini nih..

  1. Situation

Kamu harus memilih salah satu situasi dimana kamu mempunyai peran dalam situasi tersebut, mungkin koordinator, ketua, atau saat kamu memiliki masalah dalam hidupmu. Ingat betul-betul ya, tidak harus keadaan yang berhasil dengan sukses kok, bisa juga yang mungkin kamu gagal dalam menyelesaikan masalah tersebut.

Contoh : Saat saya harus mampu mencukupi biaya hidup di kota rantau, karena tidak mungkin meminta ke orang tua.

  1. Task

Apasih tugas yang kamu hadapi pada situasi tersebut? Tugas disini tidak harus banyak, karena yang penting bukan banyaknya, melainkan terselesaikan atau terjawabnya semua tugas dengan aksi-aksi yang kita lakukan.

Contoh : Bagaimana saya bisa mendapat pendapatan, di samping jam kuliah semester satu yang masih padat?

  1. Action

Berupa respon-respon kita dalam menyelesaikan tugas, aksi yang kamu sebutkan ialah aksi yang benar-benar telah kamu lakukan secara personal, atau kamu sebagai pelopor, pemandu dalam tim tersebut. Jadi jangan menyebutkan aksi tim ya, karena juri membutuhkan aksi kamu personal meski itu kecil bukan aksi tim yang besar. Pastikan menggunakan kata saya.

Upayakan mengurangi penggunaan kata kami, sekali lagi ingat ya bahwa yang dibutuhkan juri ialah aksi nyata dari dirimu bukan teman-temanmu. Jika ingin menggunakan kata kami, atau saya dan teman-teman, atau yang lain, ubah dengan saya mengajak teman-teman, saya meyaknkan teman-teman, atau yang lainnya. Tapi jika kamu memang benar-benar melakukan kegiatan mengajak dan meyakinkan itu lho yaa.

Contoh : Saya mencoba untuk menjadi guru bimbel dari rumah ke rumah.

Saya mengajak teman-teman saya dari kampung halaman untuk memulai bisnis.

  1. Result

Hasil boleh positif maupun negatif, jadi tidak perlu merekayasa keadaan yang sejatinya gagal menjadi lancar. Kejujuran juga akan dinilai juri, jadi mari bersikap jujur mulai tahap awal.

Untuk hasil positif, jangan lupa menyebutkan kuantitas atau skor yang kamu capai, jumlah tersebut akan menjadi acuan seberapa tinggi keberhasilan dalam menjalankan misi.

Untuk hasil negatif, tuliskan amanah atau hikmah dari kegagalanmu dalam bagian “lesson learned”. Sehingga positif maupun negatif, hasil dari aksi kia tentu membawa kebermanfaatan bukan?

Contoh :

(+) Saya pun bisa memenuhi kebutuhan hidup saya, bahkan bisa menabung untuk membeli sebuah laptop dan handphone yang sudah saya impikan sejak lama.

(-) Saat itu kebutuhan saya benar-benar terpenuhi, sayangnya dalam bisnis saya mengalami sedikit kerugian, memang benar jika bisnis tidak hanya berjualan tapi juga belajar dalam manajemen keuangan, pelanggan, dan juga banyak hal lain yang harus kita pelajari.

 

  1. CV and Recommendation

Untuk memudahkan dalam memahami dua materi ini, saya akan menggambarkan dalam tabel di bawah ini.

CV/Resume

Good

Bad

tidak melampirkan foto melampirkan foto
to the point (simpel), 1 lembar cukup Berlembar-lembar
Relevan, update Jangka waktu terlalu lama
Experience, achievement Kepanitiaan, bahkan anggota
Study terakhir saja Mencantumkan SD-terakhir study

Itu dia sedikit perbedaan yang jelas, dan biasanya kita menyadari dalam membuat CV yang baik. Setelah tahu perbedaannya, jangan diulang lagi ya guys dengan membuat CV yang buruk.

 

Recommendation Letter

Good

Bad

STAR lengkap STAR palsu
Mencantumkan angka pencapaian Hanya penjelasan singkat
Kalimat persuasif Kalimat kurang bisa dipercaya
Dari orang yang benar-benar kenal baik Dari orang kurang kenal baik

Sebenarnya inti dari baiknya recommenation letter ialah meminta rekomendasi dari sosok yang benar-benar mengenal baik kita, jadi dia akan menceritakan secara detail dan tidak mengada-ngada.

STAR lengkap ialah yang memuat 4 point STAR dan memenuhi kriteria STAR. Sementara STAR palsu ialah yang tidak lengkap, maupun yang kurang memnuhi kriteria, seperti kurangterlihatnya aksi nyata dari kamu secara personal, kurang adanya misi yangjelas, maupun penggunaan kata kami (saya dan teman-teman).

Untuk contoh lebih lengkapnya bagaimana CV dan recommendation letter yang baik atau buruk, silakan klik di disini bit.ly/kkworkshop1.

Diposkan pada ShareInfo

Asuransi Syariah dan Unit Link

familynazah.wordpress.com asuransi.png

Asuransi Syariah

Definisi asuransi syari’ah menurut Dewan Syariah Nasional adalah usaha untuk saling melindungi dan tolong menolong diantara sejumlah orang melalui investasi dalam bentuk aset dan atau tabarru’ yang memberikan pola pengembalian untuk menghadapi risiko atau bahaya tertentu melalui akad yang sesuai dengan syariah.

Asuransi Syariah adalah sebuah sistem dimana para partisipan (anggota) atau peserta mendonasikan atau menghibahkan sebagian atau seluruh kontribusi yang akan digunakan untuk membayar klaim, jika terjadi musibah yang dialami oleh sebagian partisipan (anggota) atau peserta. Peranan perusahaan disini hanya sebatas pengelolaan operasional perusahaan asuransi serta investasi dari dana-dana atau kontribusi yang diterima (dilimpahkan) kepada perusahaan.

Andil atau premi yang diberikan masing-masing anggota tujuannya adalah tabarru’ (berderma) kepada anggota yang mengalami kerugian akibat kejadian suatu peristiwa.

 Asuransi syari’ah disebut juga dengan asuransi ta’awun yang artinya tolong menolong atau saling membantu. Oleh karena itu dapat dikatakan bahwa Asuransi ta’awun prinsip dasarnya adalah dasar syariat yang saling toleran terhadap sesama manusia untuk menjalin kebersamaan dalam meringankan bencana yang dialami peserta. Prinsip ini sesuai dengan firman Allah SWT dalam surat Al Maidah ayat 2, yang artinya : “Dan saling tolong menolonglah dalam kebaikan dan ketaqwaan dan jangan saling tolong menolong dalam dosa dan permusuhan”.

Prinsip Asuransi Syariah 

Beberapa prinsip yang terkandung dalam asuransi Syariah yaitu :

  1. Saling bekerja sama atau bantu-membantu.

Seorang muslim bagian dari sistem kehidupan masyarakat. Oleh karena itu, seorang muslim dituntut mampu merasakan dan memikirkan  saudaranya yang akan menimbulkan sikap saling membutuhkan dalam menyelesaikan masalah. “Dan tolong menolonglah kamu (dalam mengerjakan)kebaikan dan taqwa. Dan jangan tolong,menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran.”(QS.Al Maidah[5];2)  

  1. Saling melindungi dari berbagai kesusahan dan penderitaan satu sama lain.

Hubungan sesama muslim ibarat suatu badan yan”g apabila satu anggota badan terganggu atau kesakitan maka seluruh badan akan ikut merasakan. Maka saling membantu  dan tolong-menolong menjadi bagian yang tidak terpisahkan dalam sistem kehidupan masyarakat. “Adapun terhadap anak yatim maka janganlah kamu berlaku sewenang-wenang. Dan terhadap orang yang meminta-minta maka, janganlah kamu menghardiknya”. (Adh.Duiha [93]9-10)

  1. Sesama muslim saling bertanggungjawab.

Kesulitan seorang muslim dalam kehidupan menjadi tanggung jawab sesama muslim. Sebagaimana dalam firman Allah swt surat Ali Imran93) ayat 103. “Dan peganglah kamu kepada tali (agama) Allah, dan janganlah kamu bercerai-berai, dan ingatlah  akan  nikmat Allah kepamu ketika dahulu (masa Jahilliyah) bermusuh-musuhan, maka, Allah merpersatukan hatimu, lalu menjadikan kamu karena nikmat Allah orang-orang bersaudara, dan kamu telah berada di tepi jurang neraka, lalu Allah menyelamatkan kamu daripadanya. Demikian Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu, agar kamu mendapat petunjuk”.

  1. Menghindari unsur Gharar, Maysir, dan Riba.

familynazah.wordpress.com asuransi syariah.png

Berasal dari kata “at-ta’mim” : memberi perlindungan dengan akad saling menolong

Para penulis “Asuransi dalam pandangan Islam” dalam tulisan-tulisan mereka, bisa kita simpulkan bahwa mereka sepakat atas kebolehan asuransi saling menjamin yang ditangani atau diselenggarakan oleh perkumpulan-perkumpulan (koperasi-koperasi), karena gharar adalah dasar atau dalil yang melarang asuransi. Larangan gharar ini mencakup semua akad yang tujuannya saling mengganti (mu’awadhah), temauk pula jual-beli. Dengan demikian, larangan gharar bersifat universal, meliputi semua mu’awadhah. Dan asuransi ialah saling menjamin, bukan mengganti (mu’awadhah). Jadi dalam prinsip ini asuransi dengan tujuan saling menjamin dan berakad tabarru’at tetap halal walaupun dimasuki gharar, begitulah menurut ulama fiqih yang pendapatnya bisa dipegang.

Dalam hal kesepakatan ta’awun antara sekelompok manusia, yang bertujuan pula saling menjamin. Sehingga kelompok ini siap menghadapi peristiwa dalam rangka menolong angota atau sebagian mereka yang tertimpa kejadian tersebut. Saling menolong untuk menghilangkan akibat-akibat peristiwa, dengan membayar sejumlah uang yang diberikan masing-masing anggota dengan “iuran” jauh hari sebelumnya. Otomatis, kumpulan ini tidak beroperasi untuk mencari keuntungan, melainkan saling menolong. Di dalamnya tidak ada penanggung dan tertanggung, tetapi semua anggota menjadi penanggung sekaligus tertanggung.



Asuransi Unit Linked

Asuransi jiwa unit link adalah sebuah instrumen investasi yang merupakan kombinasi asuransi jiwa dengan unsur investasi. Sebagian dana yang diinvestasikan dipotong untuk perlindungan asuransi jiwa dan sisanya diinvestasikan ke dalam dana unit link yang dipilih oleh nasabah.

 

Dana unit link dikelola oleh perusahaan asuransi jiwa, namun ada juga yang menyerahkan pengelolaannya kepada manajer investasi di luar perusahaan (external fund manager)

 Dana unit link terbagi atas empat jenis, yaitu:

Dana Pasar Uang (Dana Tunai)

Biasanya instrumen ini untuk investasi jangka pendek dengan masa jatuh tempo 12 bulan bahkan kurang. Instrumen investasi bisa berupa: Sertifikat Bank Indonesia, Deposito Bank, atau Obligasi di bawah 1 tahun.

Kelebihan:

Risiko rendah; memiliki risiko yang terkecil dibandingkan dengan instrumen investasi pada dana saham dan berpendapatan tetap.

Dana darurat; merupakan tempat terbaik untuk bentuk investasi jangka pendek dimana hasil investasi bisa dipergunakan sewaktu-waktu jika diperlukan.

Kelemahan:

Risiko inflasi; cenderung rentan dengan inflasi sebab hasil investasi yang ditawarkan biasanya rendah.

Tidak cocok untuk investasi jangka panjang.

 

Dana Obligasi (Dana Berpendapatan Tetap)

Umumnya mengacu pada obligasi pemerintah dan perusahaan. Keuntungan didapat dari kupon.

Kelebihan:

Berpendapatan tetap; obligasi memberikan pendapatan tetap berupa kupon (bunga) hingga saat obligasi jatuh tempo.

Kurang volatile; fluktuasi relatif kecil dan ringan sehingga risiko yang ada pada instrumen ini lebih kecil dibandingkan dengan dana saham dan campuran.

Kelemahan:

Fluktuasi; walaupun instrumen ini kurang volatile tetapi fluktuasi akan tetap ada.

Dana Saham

Investasi pada saham memiliki relativitas keuntungan yang cukup besar. Keuntungan didapat dari peningkatan harga saham dan dividen (keuntungan yang dibagikan), sehingga dapat memacu pertumbuhan harga unit dengan pesat.

Kelebihan:

Investasi dalam jangka panjang; jika nasabah bertahan pada investasi jangka panjang maka dana saham menawarkan kemungkinan hasil investasi terbesar dibandingkan investasi pada obligasi dan pasar uang.

Kelemahan:

Risiko tinggi; nasabah berisiko kehilangan dananya dibandingkan jika berinvestasi pada obligasi atau pasar uang. Kemungkinan kerugian akan dirasa lebih besar jika investasi tidak dilakukan dalam jangka panjang.

 

Dana Campuran (Managed Funds atau Balanced Funds)

Kelebihan:

Penyeimbangan (Rebalancing); pengelola dana biasanya memastikan bahwa kombinasi saham, obligasi dan dana di pasar uang terjaga melalui penyeimbangan sesuai dengan kondisi perkembangan ekonomi atau iklim investasi.

Kelemahan:

Risiko investasi menengah; risiko tidak sebesar jika berinvestasi pada dana saham karena dana dipecah pada beberapa instrumen investasi.

Dibagi menjadi 2 jenis produk :

1.Asuransi Jiwa Unit Link Single (Premi Tunggal)

Ciri khasnya adalah premi yang dibayarkan secara sekaligus (lump sum).

Biasanya diinginkan oleh calon pemegang polis yang ingin berinvestasi jangka panjang.

Profil nasabah yang cocok untuk jenis produk ini adalah:
a. Calon pemegang polis yang suka berinvestasi jangka panjang
b. Calon pemegang polis yang memiliki kelebihan uang (idle money) dan bermaksud meningkatkan kekayaannya.

Contoh kasus : Pak Roya sudah memiliki pekerjaan tetap, rumah mewah dan kendaraan. Ia memiliki warisan yang besar dari orang tuanya dan tidak tahu apa yang harus ia perbuat dengan uang itu. Jenis produk yang cocok adalah: Asuransi Jiwa Unit Link Single (Premi Tunggal)

2. Asuransi Jiwa Unit Link Regular (Premi Berkala)

Ciri khasnya adalah merupakan investasi jangka panjang, dimana cara pembayarannya diatur, yaitu dilakukan secara berkala atau regular.

Profil nasabah yang cocok untuk jenis produk ini adalah:
Calon pemegang polis yang lebih memilih bermain di proteksi
b. Calon pemegang polis yang suka bermain di investasi tetapi tetap ingindiproteksi
c. Calon pemegang polis yang masih bekerja dan ingin menyiapkan tabungan

Contoh kasus : Ibu Soraya ingin mendapatkan pendapatan yang berkala dari investasinya dan akan ia masukan sebagai savings. Jenis produk yang cocok adalah: Asuransi Jiwa Unit Link Regular (Premi Berkala)

familynazah.wordpress.com unit link.png

Manfaat berinvestasi pada Polis Unit Link: 

 Kemampuan

Asuransi jiwa unit link dapat menjadi alternatif yang murah bagi para pemegang polis untuk memperoleh proteksi dengan premi rendah.

Produk ini juga membantu pemegang polis yang tidak mempunyai dana yang mencukupi untuk menjalani program asuransi jiwa secara reguler sekaligus berinvestasi.

Fleksibel

Pemegang polis unit link dapat membayar preminya dengan cara yang berbeda-beda, menambah dana investasi, penarikan, penebusan, mengambil cuti premi dan mengubah Uang Pertanggungan secara mudah. Oleh karena itu, sifatnya sangat fleksibel.

Diversifikasi

Dengan dana unit link, pemegang polis memperoleh akses ke suatu portfolio yang sudah didiversifikasikan. Diversifikasi dana akan menjaga pemiliknya dari penurunan satu harga saham yang curam atau bahkan suatu sektor saham dalam portfolio tersebut.

Manajemen Profesional

Profesional Fund Manager atau Manager Pengelola Dana Investasi Profesional dapat memudahkan pemegang polis dalam mengelola dananya.

Perusahaan pengelola dana investasi mempekerjakan para peneliti, analisis investasi dan ahli strategi yang akan mengelola investasi pemegang polis serta memberikan informasi, opini dan analisa yang berarti sehingga pemegang polis memperoleh hasil optimal dari dana yang diinvestasikan.

Administrasi

Pemegang polis tidak perlu pusing memikirkan perkembangan investasinya karena akan menerima laporan tahunan dana investasinya yang akan dikeluarkan setiap tahun oleh perusahaan asuransi jiwa.

 

Terdapat beberapa risiko yang perlu diketahui sebelum seseorang memutuskan untuk mengambil Polis Unit Link:

Barter

Polis unit link tidak cocok bagi pemegang polis bertipe konservatif karena umumnya mereka lebih menginginkan proteksi dan jaminan sejumlah nilai tunai dan nilai jatuh tempo.

Polis unit link lebih cocok untuk pemegang polis yang siap menerima fluktuasi nilai tunai dan nilai jatuh temponya.

Risiko Unit Link = Risiko Reksadana

Nilai unit bisa naik atau turun sesuai dengan aset terkait di dana tersebut. Sebab, nilai unit secara langsung terkait dengan kinerja investasi.

Bisa Jadi Mahal

Biaya potongan asuransi dapat membuat polis unit link terasa mahal. Ditambah dengan komisi penjualan dan biaya pengelolaan yang berkala , bahkan biaya-biaya tersebut dapat menghabiskan hasil dana investasi pada saat iklim investasi buruk.

 

Daftar Pustaka :

Pengantar Asuransi Jiwa karya Tita Kurniati. pdf

Dr Husain Hamid Hisan .Asuransi dalam Hukum Islam. 1996. Jakarta : CV Firdaus

Diposkan pada sharingstory

Sebatas Kagum

Bangun tidur, saya baca-baca blog. Trus menemukan postingan tentang Fatih yang datang ke Malang. Mungkin post ini mengarah ke setuju dengan post tersebut.

Jadi, begini ceritanya.

Malam itu..
“Mbak, ayo lihat Fatih. Dekat ABM lho tempatnya”
“Ha? Fatih siapa sih, ndak kenal”
“Hihh Mbak Muna, itu lho padahal terkenal. Suaranya masya allah”
“sudah lah.. Kamu lihat sendiri aja hhe”

Akhirnya saya kepo, googling sendiri deh siapa beliau
O
o..
Ternyata ini, tapi setelah googling, ternyata belum terbesit juga keinginan untuk datang ke acaranya.
Sampai saya baca postingan screenshot ini.
image

Rasanya pengen hhhh gitu
Sampai segitunya kah?

Hello akhwat, ukhti, dan saudaraku..
Saya tidak ingin mengeneralisasi sih, toh saya tidak tahu siapa saja individu yang dimaksud disana.

Guys, kagum itu wajar.
Jadi jangan melakukan yang tak seharusnya.
Tertutupmu, jadikan sepenuhnya.
Bukan sekedar elok kita.
Ingat, suara dan jerit kita juga aurat.

Sudah bukan selayaknya, menjerit meski kagum akan kesholehan nya, kagum akan rupanya.
Kagum lah kepada makhluk Allah dalam taraf standar
Begitu pula sebaliknya
Benci lah dalam taraf standar, syukur-syukur kalo mampu meredam kebencian tersebut.

Sudah banyak bukan, usaha kita untuk menjaga diri kita. Jaga pula dalam hal-hal kecil yang bisa jadi image atau omongan negatif di masyarakat. Apalagi kita hidup di Indonesia, yang sangat kental akan norma, terlebih agama Islam yang juga erat dengan adab.

Tumbuhkan adab ini
Tumbuh subur dalam aktivitas kita
Iya, setidaknya itu tanda bahwa kita menjaga diri kita bukan hanya dari busana, tapi bertata krama

Saya yakin, masih banyak kok muslimah sholehah yang cantik nan bertata krama baik pula

Mari bergabung bersama nya. Bergabung menjadi yang lebih baik (Mh)

Diposkan pada sharingstory

Woman, isn’t?

image

Perempuan itu …
Apa menurut kamu?

Emansipasi
Baper
Cantik
Kalem
Perhatian

Mungkin itu beberapa kata yang melambangkan perempuan. Apalagi ya?

Penulis yang juga perempuan ini sebenarnya mau curcol, iya itu tuh. Ternyata aneh ya zaman sekarang, ada yang “menolak” upaya baik yang jelas-jelas niatnya baik. Dalam konteks ini, ialah pelarangan para model untuk berbusana yang tak pantas.

Girls, kadang kita aneh.
Saat diperhatikan, risih dan ingin menghindar. Tapi saat tidak ada perhatian, langsung sinyal caper menyeruak ke setiap sudut. Meski tidak semua nya sih. Lalu apa hubungan dengan gambar di atas?

Pemerintah yang berniat baik menjaga kodrat perempuan, malah ditentang sendiri oleh yang pengen dilindungi. Nanti, saat ada kasus yang tak diinginkan, ngomel bin nyimel.

Bagaimana orang lain bisa menjaga/menghargai kita. Jika, kita sendiri pemilik diri ini pun enggan menjaga/menghargai diri sendiri.

Diposkan pada ShareInfo

It’s Time to be a Young Inovator Social

DSC_0102.JPG
Pelatihan Mencetak Inovator Sosial

Pelajar sebagai generasi penerus rupanya sangat berperan penting dalam membangun bangsa ini, kontribusi mereka sangat diharapakan karena para pelajar inilah yang kelak membawa ide-ide dan gagasan cemerlang bagi Indonesia. Pelatihan inovator Sosial yang diadakan pada Sabtu, 27 Agustus 2016 bagi siswa SMA/MA/ Sederajat ini lumayan menarik animo pelajar khususnya di Kota Malang untuk bersama-sama belajar menjadi inovator muda Indonesia.

Mencetak pelopor perubahan sosial yang berguna bagi masyarakat, serta melahirkan generasi-generasi peduli dan memberdayakan potensi-potensi anak muda saat ini menjadi latar belakang diadakannya pelatihan ini. Meski diadakan hanya satu hari, tapi Meeting room Wora-wari Griya Brawijaya- Universitas Brawijaya pun hampir penuh dengan peserta dan tamu undangan yang hampir menembus jumlah 100 peserta. Ketertarikan peserta tidak hanya dinilai dari jumlah peserta yang hadir hari itu, tapi juga antusias mereka saat sebelum, saat berlangsung sampai selesainya acara, sehingga saat sesi penutupan pelatihan masih terlihat banyak peserta yang bertahan di pelatihan sampai acara ditutup.

Dalam acara ini, para peserta di beri wawasan agar bisa membuat sebuah perubahan bagi lingkungan sekitar dengan cara menemukan dan meningkatkan  kompetensi diri, yang akhirnya dapat memperbesar kapasitas dan dapat berdampak positif bagi lingkungan sekitar. Selain itu, pelatihan ini mendorong generasi muda mau berkecimpung di dunia entrepreneur yang lebih mengembangakan potensi tanpa dibatasi oleh sebuah sistem. Inilah alasan dipilihnya materi tersebut, seperti yang telah diungkapkan oleh Bapak Dedy Wahyudi, coach pelatihan ini bahwa “Banyak anak muda ketika memasuki dunia kerja itu dia belum memiliki kompetensi, jadi bagaimana cara mengantarkan kompetensi saat dia masih pelajar, walaupun mungkin mengeal kompetensi bukan hal yang penting saat ini, tapi pada saatnya nanti mereka perlu mengetahui tentang kompetensi mereka”.

Pentingnya mengenal kompetensi yang dimiliki ini ternyata direspon baik oleh para peserta yang sangat siap dan bagus dalam mendengarkan materi. Meski mereka belum mengerti kompetensi, dan baru mengenal makna kompetensi pada hari itu, tapi hal ini diapresiasi baik oleh semua pihak karena mereka menilai bahwa lebih baik mencoba menyelami daripada tidak menyelam dan akhirnya tidak tahu sama sekali kompetensinya.

IMG_0144.JPG
Sesi Pemilihan Kelompok Sesuai Kompetensi

Banyak dari peserta yang mengatakan bahwa acara-acara seperti ini perlu diadakan untuk menambah wawasan dan menumbuhkan semangat. Mereka juga berharap ada pelatihan berkelanjutan, untuk mencari lebih dalam apa potensi diri mereka dan menjadi wadah bagi  anak-anak muda melakukan kerjasama dan menemukan komunitas mereka berdasarkan kompetensinya masing-masing.

“Acara ini bagus, terutama untuk para pelajar SMK dan mahasiswa, untuk kedepannya jadi bagaimana cara pandanag mereka pada masyarakat, untuk membantu masyarakat seperti dengan beternak untuk dikembangkan di masyarakat, dan melatih adik-adik di pedalaman dengan motivasi“, kesan dari Annisa Wulandari siswa dari SMK Negeri 2 Malang.

Sementara Ferdiansyah siswa dari SMK PGRI 3 Malang mengungkapkan bahwa dalam acara ini, “Saya bisa tahu kompetensi diri saya sendiri itu bagaimana, dan saya bisa mengukur seberapa besar kompetensi diri saya, harapan saya untuk acara selanjutnya adalah tetap bisa jalan dan berkelanjutan, karena acara ini sangat mendukung sekali untuk generasi muda untuk berinovasi terus sehingga bisa menjadi generasi yang bermanfaat bagi indonesia”.

Dari pesan dan kesan di atas kita bisa mengetahui antusiasme para peserta dalam mengikuti pelatihan, karena mereka dapat melakukan interaksi, memilih dan belajar membuat suatu kelompok oleh peserta yang memiliki kompetensi sama. Para peserta juga menentukan sebuah tujuan bagi kelompok tersebut. Di akhir sesi acara, mereka diberi kesempatan untuk melakukan presentasi, tentang apa tujuan dan kegiatan kelompok tersebut untuk selanjutnya.

Khozinul Asror, sebagai Ketua Panitia acara atau yang biasa disapa dengan mas Ozi ini tak lupa mengungkapkan kebahagiaannya karena acara telah berjalan lancar, dengan target peserta yang datang hampir 80% dari peserta yang mendaftar. Meski tantangan seperti follow up peserta setelah acara pelatihan ini selesai harus dihadapi agar program ini bisa terus berjalan hingga rancangan inovator sosial yang telah dirancang para peserta bisa terealisaasi dan berkembang baik. “Acara selanjutnya dibagi menjadi 2 kegiatan yaitu follow up kegiatan inovator sosial dan workshop inovtor sosial bulan depan. Harapannya semua berjalan lancar dan optimal” ungkap Mas Ozi di akhir sesi.

Melihat antusiasme yang sangat besar, panitia berharap bisa membuat acara-acara seperti ini, dan dapat menampung lebih banyak peserta. Pembinaan berkelanjutan pun dicanangkan agar pelatihan ini tidak hanya menjadi sebuah euforia sesaat. (Mh/Ks)